Sedikitnya 15 Tewas Akibat Kecelakaan Pada Jam Malam di Mesir

24

Sebuah truk trailer menghantam sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di sebuah jalan raya, menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai lebih dari 10 orang lainnya, di ibukota Mesir, Kairo, Rabu malam (25/3).

Pihak berwenang dan media pemerintah mengatakan, kecelakaan maut itu terjadi hanya beberapa jam setelah jam malam untuk menghentikan penyebaran virus corona mulai berlaku. Setelah pukul 7 malam waktu setempat, transportasi publik dilarang beroperasi dan kendaraan-kendaraan pribadi tidak diperbolehkan melaju di jalan-jalan, kecuali mendapat izin.

Pihak berrwenang mengatakan, sejumlah minibus, truk dan mobil sedang mengantre di pos pemeriksaan di sebuah pintu masuk jalan yang menghubungkan kawasan bagian selatan Mesir dan bagian tengah Kairo. Mereka menantikan persetujuan petugas untuk melalui jalan itu. Tiba-tiba, kata surat kabar pemerintah Al-Ahram, sebuah truk bermuatan bahan-bahan konstruksi dengan kecepatan tinggi menabrak deretan kendaraan yang sedang mengantre tersebut.

Pihak berwenang sedang menyelidiki insiden itu. Mereka yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit El Saff di provinsi Giza.

Sekitar 8.000 orang tewas setiap tahunya di Mesir akibat buruknya perawatan jalan dan kurang ditegakkannya aturan lalu lintas. Kecelakaan Rabu malam terjadi di jalan yang penuh dengan kelokan dan kendaraan-kendaraan yang melaju cepat.

Mesir memberlakukan jam malam bagi sekitar 100 juta penduduknya sebagai bagian dari usaha agresif menangani wabah corona. Kementerian Kesehatan Mesir melaporkan, hingga Rabu (26/3), ada 456 kasus positif di negara itu, dengan 22 kematian. [ab/uh]

(VOA Indonesia)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia