Sebagian Data dari Peretasan Bulan Lalu Bocor di Internet

12

Regulator obat Eropa, Selasa (12/1), mengatakan sebagian dokumen dan data terkait COVID-19 yang diambil peretas dan diketahui pada awal Desember telah bocor di internet. European Medicines Agency (EMA) tidak merinci dokumen atau data mana yang tersedia secara daring, tetapi mengatakan penegak hukum sudah mengambil langkah yang diperlukan. Upaya peretasan layanan kesehatan dan organisasi medis meningkat selama pandemi COVID-19 sementara peretas, mulai dari mata-mata yang didukung negara hingga penjahat dunia maya yang memburu informasi berharga. “Agensi itu terus mendukung penuh penyelidikan kriminal atas peretasan data itu dan memberitahu entitas dan individu tambahan yang dokumen dan data pribadinya mungkin telah menjadi subjek akses tidak sah,” kata EMA. Badan pengawas itu sejauh ini belum menyebut pihak ketiga yang terimbas, tetapi Pfizer dan BioNTech mengumumkan segera setelah pembeberan awal EMA itu bahwa dokumen mereka yang terkait vaksin diakses dalam insiden tersebut.[ka/jm] (VOA Indonesia)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia