Rabu, KNKT Paparkan Laporan Akhir Kecelakaan Lion Air Kepada Keluarga Korban

88

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berencana memaparkan laporan akhir investigasi terhadap kecelakaan fatal Boeing 737 MAX milik Lion Air kepada para kerabat korban, Reuters melaporkan, Senin (21/10), mengutip juru bicara KNKT.

Pesawat Boeing 737 MAX Lion Air jatuh di Laut Jawa tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada 29 Oktober tahun lalu. Seluruh 189 penumpang dan awak pesawat tewas. Pesawat seri 737 MAX dilarang terbang di seluruh dunia menyusul kecelakaan fatal kedua pada jenis pesawat yang sama di Ethiopia pada Maret 2019.

Para keluarga korban akan menerima pemaparan awal sebelum laporan kecelakaan Lion Air JT610 dirilis untuk umum, kata Anggo Anurogo, juru bicara KNKT kepada para wartawan, Senin (21/10).

Anggo tidak memberikan informasi tanggal perilisan laporan final untuk publik.

Boeing, pabrikan pesawat asal AS, berada dalam tekanan untuk menjelaskan apa yang mereka ketahui mengenai masalah-masalah pesawat 737 MAX sebelum pesawat itu mulai dioperasikan.

Laporan awal kecelakaan Lion Air yang dirilis pada November tahun lalu memfokuskan pada pemeliharaan dan pelatihan Lion Air, selain juga respons sistem anti-stall Boeing terhadap sensor yang baru saja diganti. Tapi laporan tersebut tidak menjelaskan penyebab kecelakaan.

Boeing bulan lalu menyelesaikan klaim-klaim pertama dari kecelakaan Lion Air, kata seorang pengacara penggugat di AS.

Tiga sumber lainnya yang tidak diungkap identitasnya mengatakan kepada Reuters bahwa keluarga korban menerima setidaknya $1.2 juta per keluarga.

(VOA Indonesia)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia