Polisi Dalami Peluang Pemeriksaan Denny Siregar

60

Jakarta  — Kepolisian mendalami kemungkinan untuk meminta keterangan pegiat media sosial Denny Siregar soal unggahannya tentang mobil ambulans yang diduga membawa batu di sekitar lokasi demonstrasi di Jakarta.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan pemeriksaan terhadap Denny bisa saja dilakukan oleh kepolisian terkait cuitannya tersebut.

“[Soal pemeriksaan] nanti kita akan dalami secara komprehensif. Yang jelas kita sampaikan dulu kepada masyarakat seperti itulah situasinya (terdapat batu di ambulans),” ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/9).

Asep mengklaim pihak Palang Merah Indonesia (PMI) telah memahami situasi yang ada. Polda Metro Jaya juga telah meluruskan apa yang terjadi saat itu.

“Dan teman-teman PMI sudah memahami bagaimana persepsi yang timbul dan fakta-fakta yang ada, itu sudah diluruskan kemarin juga,” tuturnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa cuitan Denny tersebut merupakan fakta. Argo menyebut memang ditemukan batu di dalam mobil ambulans tersebut.

“Faktanya ada batu di dalam mobil ambulans,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/9).

Mobil ambulans milik Pemprov DKI Jakarta dan PMI menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Semua berawal dari video yang beredar di media sosial.

Pegiat media sosial Denny Siregar mengunggah video tersebut di akun Twitter @dennysiregar7 pada pukul 01.24 WIB, Kamis (26/9). Dia juga menyertakan kalimat dalam cuitan itu.

“Hasil pantauan malam ini.. Ambulans pembawa batu ketangkep pake logo @DKI Jakarta,” tulis Denny melalui akun Twitter @dennysiregar7.

Namun Polda Metro Jaya juga telah mengklarifikasi informasi tentang mobil ambulans milik Pemprov DKI Jakarta dan Palang Merah Indonesia yang diduga membawa batu serta bensin di sekitar lokasi demonstrasi. Ambulans tersebut disebut tidak membawa batu maupun bensin.

Adapun batu tersebut diduga milik perusuh yang berlindung di ambulans setelah melempari anggota Brimob.  (CNNIndonesia)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia