Perkenalkan Ayam Kampung Super, Bupati Buton Himbau Masyarakat agar Ditangani dengan Hati

44

KabarApa.com > Lasalimu – Pemerintah Kabupaten Buton bakal memberikan bantuan pada masyarakatnya berupa Ayam Kampung Super. Produk Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Denpasar tersebut bakal diserahkan kepada masyarakat yang tergolong miskin pertanian. Sedikitnya 53.200 ekor ayam kampung super bakal disebar di beberapa kecamatan yang berpontesi untuk mengembangkan hewan ternak tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Dewangga, Setiap KK Miskin pertanian akan mendapatkan 50 ekor paket ayam, termasuk pakan, obat-obatan dan biaya pembuatan kandang sebesar Rp 500 ribu.

“Selama 3 bulan, masyarakat akan diberikan bantuan berupa makanan ternak dan kendang. Bantuan itu berasal dari pemerintah pusat. Dan Pemkab Buton akan memberikan bantuan 3 bulan berikutnya sampai ayam tersebut berproduksi,” kata Kadis Pertanian dihadapan masyarakat penerima bantuan Ayam Super Kampung di Kamaru, Kecamatan Lasalimu (25092019).

Dewangga juga mengatakan pengadaan bibit ayam tersebut langsung didatangkan dari Bali. Bisnis ini di sana sudah tergolong berhasil. Sekarang akan diuji coba di Buton.

“Sasaran penerima bantuan adalah rumah tangga miskin. Harapannya bisa meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Sebagai langkah awal, mereka akan dibantu pemerintah daerah dalam pengembangan dan pengelolaannya. Keunggulan ayam Buras ini selain memiliki banyak telur, dia juga tahan terhadap penyakit,” tandas Dewangga.

Pada kesmepatan itu, Bupati Buton, La Bakry menghimbau masyarakat penerima bantuan agar memelihara ayam tersebut secara serius dan penuh tanggung jawab.Orang Nomor satu di Buton ini menguraikan perjuangan pihaknya untuk mendapatkan bantuan pusat tersebut. “Pada saat pertemuan di Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar bersama Kementerian Pertanian dengan sejumlah kepala daerah, pihak pusat menawarkan bantuan ayam kampung super. Saat itu hanya Kolaka dan Buton yang mendapatkan bantuan. Namun pada perkembangannya, daerah lain akhirnya mendapatkan bantuan serupa. Dan Buton mendapatkan 53.200 ekor,” kata Bupati Buton.

“Jumlah itu sangatlah banyak. Jika berhasil dikembangkan, kampung penerima bantuan itu akan ramai dengan ayam petelur,” katanya.

Namun Ketua Partai Golkar Kabupaten Buton ini mengingatkan selain berkah, bantuan tersbeut juga merupakan tantangan. Sebab masyarakat baru pertama kalinya memelihara ayam jenis petelur.

“Ayam jenis ini jika bersama pejantan, diusianya enam bulan, bisa menghasilkan telur dan menetas. Karena ini yang pertama, masyarakat masih proses pembelajaran. Dan jika berhasil, bantuan serupa bakal ditingkatkan lagi. Untuk itu masyarakat harus memelihara ayam bantuan itu dengan hati. Jaangan sampai belum berproduksi, tinggal kandangnya,” kata Bupati yang disambut gemuruh tepuk tangan masyarakat Lasalimu.

Untuk itulah pihaknya mengharapkan agar bantuan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buton khususnya penerima bantuan yakni KK miskin pertanian.

Khusus Kecamatan Lasalimu, Dinas Pertanian menggelontorkan bantuan Ayam Kampung Super di 3 desa, yakni Kelurahan Kamaru sebanyak 78 kk miskin pertanian, Desa Lasembangi sebanyak 80 kk dan desa Lawele sejumlah 119. Setiap KK mendapatkan 50 ekor sehingga Kecamatan Lasalimu mendapatkan bantuan sebanyak 13.850 ekor (ody)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia