Pemkab Buton Utara Selenggarakan WORKSHOP Analisis Jabatan

137

KabarApa.Com /> Buranga, Pemerintah Kabupaten Buton Utara dalam melaksanakan Workshop penyusunan Analisis Jabatan (ANJAB), Analisis Beban Kerja (ABK), termasuk perumusan hasil analisis jabatan agar dapat memberikan pencerahan dan pendalaman untuk meningkatkan pemahaman ASN dalam penyusunan ANJAB di masing-masing OPD.

Sebagai langkah awal untuk mengoptimalkan kinerja individu dan organisasi Perangkat Daerah Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh setiap Instansi Pemerintah.

Pelatihan dilaksanakan di gedung aula Bappeda Kab. Buton Utara dan dibuka secara resmi oleh Bapak Drs. Muhammad Yasin Sekretaris Daerah di tanah “Lipu Tinadeakono Sara” itu (5/8/2019).

Kegiatan pelatihan itu dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Sesi pertama penjelasan umum dan simulasi penyusunan ANJAB dan ABK, Peta Jabatan dan Evaluasi Jabatan dan sesi kedua tentang Penyusunan Analisis Beban Kerja, Peta Jabatan, dan Evaluasi Jabatan yang diikuti oleh Kasubag Kepegawaian, Perencana, Operator serta Staf pada masing-masing OPD dan unit kerja termasuk kelurahan dan puskesmas sebanyak 83 orang peserta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara
Drs. Muhammad Yasin

Workshop pelatihan penyusunan Anjab dan ABK lingkup pemerintah Kabupaten Buton Utara, dihadiri langsung oleh Kepala BKN Reg IV Makassar, Drs. Harun Arsyad, SH., M.H dan didampingi oleh Kepala Bidang Informasi Kepegawaian Cari, S.Sos dan Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Reg. IV BKN Makassar Hj. Anna Hasna Hasaruddin, SE., MM selaku narasumber dalam kegiatan tersebut.

“Saya juga menekankan seluruh peserta workshop untuk mengikuti pelatihan penyusunan anjab dengan serius agar masing-masing Instansi Pemerintah lebih efektif dan efisien bagi setiap instansi demi mencapai tujuan dan memaksimalkan kinerja pegawai“, papar Bapak Drs. Muhammad Yasin.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dalam kurun waktu dekat Pemerintah Kabupaten Buton Utara akan memberikan Reward pada ASN yang mempunyai Prestasi dan Kinerja yang baik dalam bentuk Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri (TPP). Beliau juga menghimbau kepada seluruh bendahara agar berkonsultasi pada Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Buton Utara dan menyiapkan seluruh dokumen agar TPP tersebut dicairkan sebelum hari raya “Idul Adha”.

Suasana WORKSHOP

Manajemen ASN dimulai dari Perencanaan, Penetapan Formasi, Pengadaan, Pangkat Dan Jabatan Pengembangan Karir, Kinerja, Disiplin, Kesejahteraan, Pemberhentian dan Perlindungan. BKN mempunyai tugas koordinasi, membangun hubungan yang harmonis, membangun Pembinaan dan Pengawasan dan pengendalian tentang manajamen ASN di 5 Provinsi Wilayah Kantor Regional IV BKN yaitu Provinsi Sulawesi selatan, Sulawesi tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Provinsi Maluku yang selalu melakukan pendekatan dan pembinaan dalam rangka mewujudkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang professional.

“Anjab adalah suatu metode untuk menganalisis data-data, memperoleh informasi, uraian jabatan, syarat dan peta jabatan. Penataan kelembagaan dimulai dari analisis jabatan yang merupakan pintu masuk menyusun analisis kebutuhan pegawai sehingga kita dapat merencanakan dan memprediksikan kebutuhan pegawai lima tahun kedepan yang harus diurai dengan kebutuhan pegawai setiap tahunnya”, ungkap Drs. Harun Arsyad, SH., M.H

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia