Pemblokiran Akun Trump: Dewan Pengawas Facebook Terima Banding dari ‘Pengguna’

26

Dewan pengawas Facebook Inc. telah menerima “pernyataan pengguna” untuk kasus yang sedang diputuskan tentang apakah perusahaan media sosial itu benar dalam menangguhkan tanpa batas waktu akun Facebook dan Instagram mantan presiden Donald Trump. Hal itu disampaikan oleh seorang juru bicara dewan itu pada Selasa (23/2). Facebook menyerahkan kasus tersebut kepada dewan independen pada Januari setelah memblokir akses Trump ke akunnya karena kekhawatiran akan memicu kerusuhan dengan kekerasan lebih lanjut. Pembekuan akun Trump dilakukan setelah penyerbuan di gedung Capitol oleh pendukung mantan presiden itu. Proses yang dilakukan oleh dewan itu memberikan opsi kepada administrator laman Trump untuk mengirimkan pernyataan yang menolak keputusan Facebook. Juru bicara tersebut mengatakan dewan tidak akan berkomentar lebih lanjut sampai setelah mengeluarkan keputusan. Pengajuan banding tersebut pertama kali dilaporkan oleh Channel 4 News Inggris. Awal bulan ini, dewan pengawas mengatakan telah memperpanjang periode penyampaian komentar publik atas kasus tersebut selama seminggu, dengan alasan adanya “tingkat minat yang tinggi.” Juru bicara dewan pengawas mengatakan dewan telah menerima lebih dari 9.000 komen tentang kasus Trump, paling banyak yang pernah diterima sejauh ini untuk kasus apa pun. Beberapa akademisi dan aktivis hak-hak sipil telah secara terbuka menyampaikan surat yang mendesak dewan untuk melarang Trump secara permanen. Para anggota kongres dari Partai Republik mencela larangan itu dan menuntut agar akun Trump dipulihkan. [lt/ka]   (VOA Indonesia)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia