Jerman Stop Bagi Rompi Keamanan Siswa Karena Pemasok Terkait Ekstrem Kanan

84

Pejabat di Ibu Kota Jerman, Berlin, mengatakan telah menghentikan pembagian rompi keamanan berwarna oranye bagi murid-murid setelah muncul laporan bahwa perusahaan yang memberikannya terkait kelompok ekstrem kanan.

Departemen pendidikan di Berlin mengatakan telah minta badan intelijen domestik untuk menyelidiki laporan harian New York Times tentang perusahaan Autodoc yang memberikan sumbangan rompi gratis itu.

New York Times melaporkan akhir minggu lalu bahwa iklan-iklan perusahaan Autodoc muncul dalam beberapa situs web ekstrem kanan. Juga dilaporkan bahwa situs Autodoc sendiri memuat halaman-halaman tersembunyi yang dipenuhi dengan tulisan-tulisan yang menghasut Muslim dan Islam.

Autodoc mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perusahaan itu menolak ide-ide ekstremis dan baru mengetahui tentang adanya kaitan dengan kelompok ekstrem kanan dari laporan New York Times itu.

Kata pejabat Berlin, baru satu kelas murid-murid baru yang menerima rompi itu sebelum pembagiannya dihentikan. [ii/pp]

Sumber : voaindonesia.com

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia