Destinasi Wisata di Sekitar Tangkuban Parahu Terpantau Normal

106

JAKARTA – Kementerian Pariwisata terus memantau kondisi atraksi, akses, dan amenitas (3A) pasca-erupsi Gunung Tangkuban Parahu di dua wilayah yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang. Hasilnya, dampak letusan tak berpengaruh besar ke destinasi wisata di sekitar Gunung Tangkuban Parahu.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti di Jakarta (27/7/2019) mengatakan, dari data yang didapat Tourism Crisis Center (TCC) Kemenpar kondisi 3A di sekitar Tangkuban Parahu relatif dalam kondisi baik.

Destinasi wisata di sekitar tangkuban parahu

“Untuk kegiatan hotel tidak terlalu banyak berpengaruh, masa weekend ini reservasi hotel disekitar Bandung Utara, Lembang dan Ciater belum ada laporan pembatalan,” kata Guntur melalui siaran pers yang diterima Okezone.

Meskipun ada beberapa penginapan yang diselimuti abu vulkanik seperti di Dusun Bambu sehingga cukup mengganggu pernapasan, namun secara kontruksi semua normal.

“Dari 16 room yang tersedia di Dusun Bambu, sudah dipesan sebanyak 14 kamar dan 13 di antaranya sudah check in, dan 1 tamu lagi mengajukan pembatalan dikarenakan kekhawatiran pada kemungkinan adanya erupsi susulan,” katanya.

Kawah tangkuban parahu

Untuk Atraksi sendiri, kata Guntur, yang berada di bawah Tangkuban Parahu dan di sekitar Kabupaten Subang tetap berjalan aman seperti biasa. “Destinasi wisata seperti Sariater, Gracia, Curug Cipeureu, Curug Sadim, dan Capolaga dan lainnya tetap berjalan normal,” katanya.

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia