Airbus Perkenalkan Desain Pesawat Baru dengan Sayap Menyatu 

2

Airbus mengumumkan desain baru pesawat berbentuk melengkung yang menyatukan sayap dan badan pesawat (blended wing body), Selasa (11/2/2020). Pesawat itu dirancang untuk memangkas emisi karbon sebanyak 20 persen. Pembuat pesawat dari Eropa itu sudah melakukan tes terbang pada pesawat demo yang memiliki lebar 3,2 meter (10.5 kaki) yang diberi kode sandi Maveric. Uji coba dilakukan di lokasi rahasia di Perancis tengah sejak tahun lalu. Desain rahasia itu terkuak di Pameran Dirgantara Singapura. Konsep desain “sayap menyatu badan pesawat” sudah ada sejak 1940an. Konsep itu kemudian melahirkan pesawat pembom milik Amerika Serikat, B-2 dan proyek riset X-48 antara Boeing dan NASA satu dekade lalu.  Bentuk pesawat seperti itu rumit dikendalikan, tetapi menghasilkan lebih sedikit gaya hambat aerodinamika. Hasilnya, pesawat dengan desain tersebut lebih efisien saat terbang. “Kami percaya ini waktu yang tepat untuk mendorong teknologi ini lebih jauh dan mempelajari apa yang bisa bermanfaat bagi kami,” kata Jean-Brice Dumont, wakil presiden eksekutif di Airbus, kepada para wartawan, seperti dikutip dari Reuters.  “Kita membutuhkan teknologi-teknologi terobosan untuk menjawab tantangan lingkungan hidup kita. Ini generasi pesawat berikutnya. Kami mempelajari sebuah opsi.” Kata Dumont, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah bentuk seperti itu akan membantu generasi baru pesawat-pesawat jarak menengah, yang diharapkan pada 2030. Airbus sekarang sedang mempelajari bagaimana menempatkan kabin dan bagaimana pesawat akan diintegrasikan dengan bandara-bandara. Satu pertanyaan yang belum terjawab adalah apakah pesawat dengang bentuk seperti itu akan punya jendela atau menggunakan layar video agar para penumpang merasakan sensasi lingkungan di sekitarnya. [ft/au]   (VOA Indonesia)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia