Abaikan Kemarahan Yunani, Kapal Turki Mulai Eksplorasi di Laut Tengah

26

Sebuah kapal riset Turki, Rabu (12/8), mulai menggelar survei sumberdaya energi di kawasan timur Laut Tengah di tengah-tengah meningkatnya ketegangan antara negara itu dan Yunani terkait hak eksplorasi minyak dan gas. Dengan diiringi dua kapal perang, kapal riset bernama Oruc Reis itu “melakukan pemindaian sinar-X di laut kami,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turki, Fatih Donmez di Twitter. Menurut laporan media-media setempat, Oruc Reis beroperasi di perairan antara Siprus dan Yunani di Laut Tengah. Yunani meminta Turki segera menarik pulang kapal-kapalnya tersebut. Yunani mengatakan kapal-kapal itu beroperasi di wilayahnya. Yunani sendiri menempatkan sejumlah kapal perang di sana, namun tidak melakukan tindakan yang bisa memprovokasi lebih jauh pertikaiannya dengan Turki. Sejumlah pejabat Yunani mengatakan, militer mereka juga disiagakan penuh di kawasan itu. Turki mengumumkan Oruc Reis akan beroperasi hingga tanggal 23 Agustus. Negara itu bersikeras mengatakan tidak akan membatalkan kegiatannya di Laut Tengah itu dan bahkan berencana mengeluarkan izin eksplorasi baru untuk kawasan itu meski ketegangan meningkat dengan Yunani terkait hak-hak pengeboran. Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Jumat, di Wina. Fokus pembicaraan kedua menteri diperkirakan mengenai tindakan-tindakan Turki dan perkembangan di Laut Tengah. Yunani juga menyerukan pertemuan darurat Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa untuk membahas provokasi dan pelanggaran Turki yang kian meningkat. [ab/uh] (VOA Indonesia)

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia