5 Fakta dan Prediksi Jelang Timnas U-18 Indonesia vs Laos di Piala AFF

72
Pesepakbola Timnas Indonesia U-18 melakukan foto bersama saat akan bertanding melawan Filipina pada Grup A Piala AFF U-18 di Stadion Binh Duong 2 di Provinsi Binh Duong, Vietnam, Selasa (6/8). Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Laga Tim Nasional U-18 Indonesia menghadapi Laos bakal tersaji di fase grup Piala AFF U-18 2019. Bermain di Stadion Thong Nhat, pukul 15.30 WIB, pada Senin (12/8), tim Garuda Muda jelas ingin mempertahankan rekor bagus selalu menang di Grup A, sementara tim asuhan V. Sundramoorthy mesti raih poin penuh bila ingin menjaga asa lolos ke fase gugur.

Telah melakoni tiga laga di fase grup, sejauh ini Timnas U-18 Indonesia sempurna dengan menyapu bersih sembilan poin yang bisa diraih. Bahkan tak hanya memuncaki klasemen Grup A, skuad arahan Fakhri Husaini juga telah mencatat total 17 gol dan hanya kebobolan dua kali.

Adapun kemenangan Timnas U-18 yaitu kala menggilas Filipina dengan skor 7-1, kemudian disusul dengan kemenangan telak 4-0 atas Timor Leste, dan terbaru Brunei Darussalam dibuat tak berkutik dengan skor 6-1.

Walau merupakan unggulan yang dinilai terlalu kuat, Fakhri tak mau sampai jemawa. Terlebih, menurutnya Laos juga merupakan tim yang mesti diwaspadai lantaran baru kalah sekali. “Sejauh ini mereka sudah mengoleksi dua kemenangan, saat mereka melawan Brunei dan Filipina,” ungkap pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Siasat untuk mengalahkan lawan pun sudah disiapkan oleh Fakhri. Nantinya, mantan penggawa Timnas Indonesia era 90-an tersebut bakal tetap menampilkan permainan agresif. “Seperti biasa dan bermain efektif dalam bertahan dan saat menyerang,” ungkap Fakhri dilansir dari situs resmi Timnas Indonesia.

Tampil nyaris sempurna di sepanjang fase grup Piala AFF 2019 bukan berarti Timnas U-18 luput dari evaluasi. Sudah produktif dengan mencetak 17 gol dari tiga pertandingan, Fakhri belum puas lantaran dirinya menilai anak asuhnya seharusnya tak kebobolan.

“Kemasukan dua gol sejauh ini saya rasa karena kurangnya komunikasi dan disiplin dalam bertahan antara pemain belakang dan kiper. Ini pelajaran untuk mereka, terutama untuk pemain yang baru diturunkan serta kiper,” ungkap Fakhri.

Fakhri pun tak lupa berpesan kepada anak asuhnya untuk tetap fokus dan konsentrasi di sepanjang pertandingan. “Jangan merasa nyaman karena sudah mencetak gol banyak lebih dulu,” pesan Fakhri kepada anak didiknya.

Menghadapi jadwal yang padat di kompetisi tersebut, pemain hanya mendapat jatah istirahat yang singkat. Karena itu, Fakhri juga berencana melakukan rotasi menghadapi Laos. “Dengan lebih dahulu melihat kondisi terakhir pemain. Itu salah satu cara kami untuk menyiasati jadwal padat di Piala AFF ini,” ujar Fakhri.

Kini jelang laga Timnas U-18 Indonesia menghadapi Laos di Piala AFF 2019, berikut lima fakta dan prediksi yang bisa disimak terlebih dahulu.

1. Timnas U-18 tak pernah kalah dari Laos

Timnas U-19 di Pra-Piala Asia U-19 2018. (Foto: Dok. PSSI)

Pertemuan Timnas U-18 Indonesia menghadapi Laos bukan yang pertama kalinya. Kedua negara sudah saling berhadapan sebanyak empat kali sejak kompetisi diciptakan. Garuda Muda tak pernah sekalipun menelan kekalahan, hanya satu kali imbang hasil minor yang diraih kontra Laos.

Pertama kali keduanya bertemu di Piala AFF 2011, dengan hasil imbang 3-3. Pertemuan kedua lawan Laos terjadi dua tahun kemudian di Kualifikasi Piala AFC 2013, dengan akhir 4-0 untuk Timnas U-18. Garuda Muda kembali raih hasil maksimal kontra Laos, lewat kemenangan 1-3 di Piala AFF 2016. Barulah tahun lalu, skuad Merah Putih menang tipis 1-0 lawan Laos.

2. Timnas U-18 menang di tiga laga beruntun

David Maulana ketika merayakan kemenangan. (Foto: AFC.)

Sejak kekalahan 2-0 di perempat final Piala AFC 2018, Timnas U-18 berada pada level yang berbeda ketika mengikuti ajang Piala AFF 2019. Tiga laga terakhir jadi pembuktian skuad arahan Fakhri Husaini, dengan mengemas tiga kemenangan beruntun.

Mengawali kompetisi dengan menghadapi Filipina, Timnas U-18 langsung tancap gas menang 7-1. Kemudian lawan Timor Leste, Timnas U-18 menang dengan skor telak 4-0. Barulah pekan lalu, Garuda Muda membenamkan Brunei Darussalam dengan skor 1-6.

3. Laos U-18 hanya kalah sekali di lima laga

Evan Dimas mengontrol bola saat Timnas Indonesia U-23 melawan Laos. (Foto: Charlie/Inasgoc)

Memang Laos U-18 bukan tim yang diunggulkan di kompetisi Piala AFF 2019 ini. Namun, Laos sejauh ini tampil impresif dengan hanya mengalami satu kali kekalahan. Menang dua kali, Laos pun kini masih punya kesempatan besar untuk lolos ke babak gugur.

Piala AFF U-18 edisi 2019 ini, Laos memang memulai kompetisi dengan penampilan mengecewakan. Mereka kalah dengan skor meyakinkan 1-3 lawan Myanmar. Namun, setelah kekalahan tersebut, Laos mengemas dua kemenangan beruntun.

Adapun dua kemenangan Laos tersebut didapat kala menghadapi Brunei Darussalam dan Filipina. Kala menghadapi Brunei, Laos menang dengan skor tipis 1-0. Sementara yang terbaru, Filipina tumbang dengan skor 0-1 oleh Laos.

4. Pemain andalan Timnas U-18

Pemain Indonesia Bagus Kahfi (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya Muhammad Fajar (kanan) usai mencetak gol ke gawang Filipina saat bertanding pada grup A Piala AFF U-18 2019 di Stadion Binh Duong 2, Vietnam. Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Timnas U-18 nantinya bisa mengandalkan bintang Tim Junior Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha. Mendapat kepercayaan Fakhri Husaini jadi salah satu penggawa utamanya, Beckham sukses membayarnya dengan penampilan gemilang. Total sudah dua gol dicatatkannya selama ini.

Selain Beckham, ada Amiruddin Bagus Kahfi. Sempat jadi andalan Fakhri Husaini di Timnas U-16, Bagus kembali jadi sosok yang dipercaya di lini depan Garuda Muda. Hasilnya, penyerang berambut kribo tersebut sudah mencetak empat gol dan jadi top skor kompetisi.

Kini, saudara kembar dari bek Timnas U-18 Bagas Kaffa tersebut berkesempatan memecahkan rekor Egy Maulana Vikri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa kompetisi tersebut.

5. Prediksi susunan pemain dan skor akhir

Pemain Timnas U-16, Supriadi. (Foto: ADAM AIDIL/AFC)

Timnas U-18 (5-3-2)

Pelatih: Fakhri Husaini (Indonesia).

Ernando Ari (kiper), Amiruddin Bagas Kaffa, Mochamad Yudha Febrian, Muhammad Fajar Fathur Rachman, Rizky Ridho Ramadhani, Alfeandra Dewangga Santosa (belakang), David Maulana, Beckham Putra Nugraha, Brylian Negietha Aldama (tengah), Sutan Zico, Supriadi (depan).

Laos (4-5-1)

Pelatih: V. Sundramoorthy.

Solasak Thilavong (kiper), Khamsanga Phimmasone, Anoulack Vannalath, Saleunxay Phommavong, Xayyasith Koula Savannah (belakang), Thanouthong Kietnalonglop, Souphan Khambai On, Bounmy Pinkeo, Phouvieng Phounsavath, Alounnay Lounlasy (tengah), Tee Sihalath (depan).

Meningat Laos merupakan tim yang tak boleh diremehkan, Timnas U-18 tentu tak akan menang semudah seperti laga-laga sebelumnya. Namun, kualitas Garuda Muda saat ini bisa dibilang berada di atas lawan. karena itu kemenangan 3-1 Timnas U-18 atas Laos merupakan hasil yang ideal. (bob)

Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.

Sumber : kumparan.com

- Advertise -
Hosting Unlimited Indonesia